Cara Membuat AddOn Domain Dan Parked Domain
Ditulis Pada | January 28, 2010 | 11 Comments
Perbedaan Addon domain dan Parked Domain
Perbedaan Add-on Domain dan Parked Domain sudah pernah dibahas dalam tulisan sebelumnya mengenai pengertian nama domain. Langkah-langkah membuat addon domain dan parked domain sangat mudah apalagi bila nama domain yang akan dijadikan addon berada pada hosting yang sama dengan nama domain utama. Sedangkan bila nama domain yang ingin dijadikan addon domain berada pada hosting yang berbeda, misalnya di godaddy.com sementara nama domain utamanya berada di bluehost.com, maka sebelumnya kita harus mengarahkan DNS nameserver nama domain tersebut pada registrant tempat pembelian nama domain ke DNS nameserver hosting nama domain utama.
Cara berikut adalah cara lain membuat addon domain yang sedikit berbeda dengan cara membuat addon domain sebelumnya. Bila dalam cara sebelumnya, domain baru ditambahkan lebih dulu sebagai addon baru kemudian DNS-nya diubah, di cara berikut DNS-nya dulu yang diubah baru kemudian domain baru ditambahkan sebagai AddOn domain.
Langkah 1: Cara Mengubah DNS Nameserver Domain Baru Yang Ingin Dijadikan Addon Domain
- Masuk Ke Account Tempat Pembelian Nama Domain. Klik “details” untuk melihat lebih jelas setting domain kita.
- Pada bagian Name Servers (DNS) Klik “Manage”
- Masukkan minimum 2 DNS yang diberikan oleh hosting kita dan klik “OK“. Untuk Justhost: NS1.PIPEDNS.COM; NS2.PIPEDNS.COM; dan NS3.PIPEDNS.COM. Untuk bluehost.com: NS1.BLUEHOST.COM dan NS2.BLUEHOST.COM.
Langkah 2: Cara Melakukan Assign Domain Baru Yang Ingin Dijadikan Addon Domain.
- Login ke Cpanel hosting domain utama
- Pada bagian “Domains”, klik “AddOn Domains”
- Bila nama domain yang ingin kita assign sudah berada dalam hosting yang sama (misalnya sama-sama di bluehost), pilih nama domain tersebut dari daftar. Jika berada pada hosting yang berbeda, masukkan nama domain yang ingin dijadikan addon domain, contohnya “namadomain.com”.
- Bluehost selanjutnya akan melakukan verifikasi apakah DNS nama domain tersebut sudah diarahkan ke bluehost atau belum. Bila belum terverifikasi, maka akan ada peringatan seperti dibawah, yang berarti Langkah 1 diatas belum kita lakukan dengan benar.
- Bila sudah terverifikasi, pilih apakah nama domain tersebut ingin kita jadikan AddOn Domain atau Parked Domain. Bedanya silahkan dilihat dalam pengertian nama domain.
- Bila direktori atau folder nama domain tersebut sudah ada, silahkan pilih “Use existing directory”. Namun bila direktorinya belum tersedia, silahkan buat direktori baru nama domain tersebut dengan memilih “Create a new directory”. Perhatian: Hati-hati memilih “Use Existing Directory”, karena akan berakibat isi dari direktori tersebut akan ditimpa dan tidak bisa dikembalikan lagi.
- Proses pembuatan AddOn Domain atau Parked Domain selesai, selanjutnya kita bisa menginstall platform blog seperti wordpress di domain tersebut bila kita memilih AddOn domain.



Bluehost memiliki kesamaan dengan di Justhost dimana kita bisa menambahkan add-on domain hingga tak terbatas, namun kelebihan di Justhost adalah database MySQL yang bisa kita miliki juga tidak terbatas, sedangkan di Bluehost dibatasi hanya 100 database MySQL.






wah belum punya hosting jadi di bookmark dulu heheeh
Sykur dech dah bisa komen dari t4 krja
Whehehehh.. sudah bisa toh?
saya orang yang masih awam dunia yang akang jelaskan di atas…apa yang manfaatnya kalu kita punya addodomain atau parked domain..makasih infonya
Manfaat addon domain kalo ingin punya blog banyak di satu akun hosting Mas.
Parked domain kalo ingin punya banyak nama domain blog di 1 blog dengan isi yang sama.
bingung xixixxii
Kalo gak dicoba akan slalu bingung Mas
saya mau coba aaaah………
tapi sayang banget kalo gitu domainnya om…
Apa yg sayang Gan? Kalo maksudnya add on domain, itu bisa digunakan untuk buat blog baru. Kalo maksudnya parked domain, itu bisa digunakan untuk adsense for content
masie binguunkkk???